Semut-semut hitam yang berjalan....
Melintasi segala rintangan...
Satu semboyan di dalam tujuan...
Cari makan lalu pulang...
Semut-semut bagai sisa-sisa...
Toleransi peradaban dunia...
Sementara yang katanya manusia...
Makhluk paling bijaksana...
Halalkan segala cara...
Menipu soal biasa...
Semut-semut menyaksikan...
Semut-semut mendengarkan...
Teriakan jerit makian...
Gila ! Gila ! Gila !...
About Me
Tulisan Populer
-
Biarkan saja pelangi - pelangi itu, meraka sangat setia menunggu matahari, meskipun mereka sirna ketika matahari muncul sempurna. Atau tu...
-
Seterusnya, bilangan 21 hingga 29 dalam bahasa Jawa juga dinamakan berbeda dengan pola umum yang ada. Dalam bahasa lain biasanya sesuai p...
-
Dalam bahasa Jawa, angka 11 tidak disebut sebagai 'sepuluh siji', 12 bukan 'sepuluh loro', 13 bukan 'sepuluh telu'...
-
Lain 50, lain pula 60. Angka ini tidak populer dengan sebutan enem puluh, tapi lebih sering diseut dengan sewidak atau suwidak. Usut puny...
-
Memang sendiri itu perlu. Bahkan riuh berisik pun terasa sendiri. Diam dan berkontemplasi sedalam palung. Ya, melelahkan! Karena terbiasa...
-
Setidaknya setiap sudut ketidakmungkinan beberapa persen telah terkikis. Hingga setiap ujung kata bertemu dengan Insyaalloh. Walau sebenar...
-
Dari angka 30 hingga 49, penamaan angka dibaca normal seusai pola urutan, misalnya telung puluh, telung puluh siji, telung puluh loro, dst...
-
Lemparkan biji di halaman Kelak akan menjadi 'Barang' Menadahkan tangan di jalanan Kelak akan menjadi 'Uang' Pasang tampang ...
-
Keseimbangan = hampir menuju kesempurnaan... karena.. Terlalu pinter banyak yang manfaatin... Terlalu goblok gampang dibodohin... Terlalu di...
-
Tidakkah menyenangkan ketika apa yang disukai dengan bebasnya kau lakukan, Menulis, bervespa kemana saja, minum kopi di manapun, mengambil ...

No comments:
Post a Comment