Lalu kini siti nurbaya.
Hhhhh, betapa marah hati rasa.
Ya! Materi? Memang aku tak sebegitu punya.
Rasa cinta?
Aku diperintah Tuhanku untuk kaya akan cinta.
Hahaha.
Entah apa yang terasa..
About Me
Tulisan Populer
-
Biasanya ketika aku memunculkan gagasan baru aku ingin mendengar komentarmu, tapi kali ini aku tidak ingin mendengar komentarmu, karena aku ...
-
Memang sendiri itu perlu. Bahkan riuh berisik pun terasa sendiri. Diam dan berkontemplasi sedalam palung. Ya, melelahkan! Karena terbiasa...
-
Senja kini tak lagi istimewa kecuali bagiku untuk bunda, Dan kamu tau, senja adalah rasa rindu, Kini aku lebih suka dini hari dan pagi, ka...
-
Seterusnya, bilangan 21 hingga 29 dalam bahasa Jawa juga dinamakan berbeda dengan pola umum yang ada. Dalam bahasa lain biasanya sesuai p...
-
Yaa dan beberapa sisi lain baik terlewatkan. Beberapa sisi lain buruk selalu tertutup rapih. Terungkap setelah berlalu dan hampir tenggela...
-
Biarkan saja pelangi - pelangi itu, meraka sangat setia menunggu matahari, meskipun mereka sirna ketika matahari muncul sempurna. Atau tu...
-
Aku hanya ingin bercerita tentang kehidupan berumah tanggaku, entah aku kurang beruntung atau aku memang kurang kaya, haha. Istriku menuntut...
-
Aku berharap hujan datang, agar bersih jejak abu-abu. Tapi aku tidak ingin menghilangkan apa yang ada, Biar saja air hujan menyegarkan, mu...
-
Cinta, memberi, berkorban, dan beramal. Tidak perlu berharap dibalas oleh penerimanya. Karena langsung berhubungan dengan Tuhan. Tuhan pu...
-
Indah bukan jelita.. Janji bukan pinta.. Bagi bukan kasih.. Semua bukan ini.. Sisi bukan cermin.. Jalan bukan tujuan.. Laku bukan hara...

No comments:
Post a Comment