Kopi kalosi petang ini.
Berdamping buku berbobot isi.
Pena mulai meledakkan isi otak kiri.
Leretan kata meletub liar di kepala ini.
Konsep wangi kopi kalosi petang ini.
Ya, selayak kopi kalosi.
Berkarakter teguh tanpa basa-basi.
Lini dan kicauan pena lenggana menarik
diri.
Hingga petang larut dalam adukan kopi.
Hadapku wanita yang lenggana pergi dari
sanubari.
Oh, betapa indah atmosfir petang ini.
Kopi kalosi petang ini.
dan pena kini kembali terisi.
Kopi teguh
Sam Djo
About Me
Tulisan Populer
-
Biarkan saja pelangi - pelangi itu, meraka sangat setia menunggu matahari, meskipun mereka sirna ketika matahari muncul sempurna. Atau tu...
-
Seterusnya, bilangan 21 hingga 29 dalam bahasa Jawa juga dinamakan berbeda dengan pola umum yang ada. Dalam bahasa lain biasanya sesuai p...
-
Dalam bahasa Jawa, angka 11 tidak disebut sebagai 'sepuluh siji', 12 bukan 'sepuluh loro', 13 bukan 'sepuluh telu'...
-
Lain 50, lain pula 60. Angka ini tidak populer dengan sebutan enem puluh, tapi lebih sering diseut dengan sewidak atau suwidak. Usut puny...
-
Memang sendiri itu perlu. Bahkan riuh berisik pun terasa sendiri. Diam dan berkontemplasi sedalam palung. Ya, melelahkan! Karena terbiasa...
-
Setidaknya setiap sudut ketidakmungkinan beberapa persen telah terkikis. Hingga setiap ujung kata bertemu dengan Insyaalloh. Walau sebenar...
-
Dari angka 30 hingga 49, penamaan angka dibaca normal seusai pola urutan, misalnya telung puluh, telung puluh siji, telung puluh loro, dst...
-
Lemparkan biji di halaman Kelak akan menjadi 'Barang' Menadahkan tangan di jalanan Kelak akan menjadi 'Uang' Pasang tampang ...
-
Tidakkah menyenangkan ketika apa yang disukai dengan bebasnya kau lakukan, Menulis, bervespa kemana saja, minum kopi di manapun, mengambil ...
-
Cermin dengan cerminan komentar mulut sendiri.

No comments:
Post a Comment